Selasa, 14 Januari 2014

Sedang menunggu.



Sedang menunggu ..
Menunggu di bahagiakan ..
Menunggu di pastikan ..

Saat itu kau datang dengan nama kosong yang belum pernah aku kenal,
Tapi kau tak langsung memperkenalkan siapa kau. Melainkan kau memperrayu aku dengan kata kata sendu.
Dan aku tertawa merona entah itu bagian kebodohanku atau keberuntunganmu.

“When I see your face,
My heart stop bleeding and I wanna know you
More ..”

Katamu seperti itu, lucu ..
Tapi apapun itu aku tertarik bukan bermula dari siapa kamu tapi caramu ..
Kemudian, kau memperkanalkan dengan nama :  huruf ke-satu, ke- duabelas, ke-enam, ke-satu lagi, kemudian ke-empat belas.

Sedang menunggu ..
Menunggu di bahagiakan ..
Menunggu di pastikan ..

Beep .. beep .. beep..
Pesan kau hantar yang sudah aku tunggu dan aku buka

three magic words that I want to tell you is I love you ..”

Katamu seperti itu, lucu ..
Tapi apapun itu aku bagaikan menjadi perempuan yang di nomersatukan di hatimu.
Kemudian, kita menjalankan rasa rasa yang tiada duanya ialah cinta, cinta, dan cinta yang kita punya.

Sedang menunggu ..
Menunggu di bahagiakan ..
Menunggu di pastikan ..

Adalah dua jemari kelingking yang berpaut dan bibir yang mengungkapkan janji atas jarak  yang akan membunuh tiap rindu antar kotaku dan kotamu.

dear .. despite our circumstances like this, I still love
With you, so that we have is a shortage of a natural thing,
unnatural is if we are not grateful.

Katamu seperti itu, lucu ..
Tapi apapun itu aku bagaikan perempuan yang selalu di nanti keberadaanya dengan segala kekurangan.
Kemudian, kita tetap berjuang menjadi anak didik jarak yang paling sabar untuk di pertemukan..

Sedang menunggu ..
Meunggu di bahagiakan ..
Menunggu di pastikan ..

Tanda cinta umumnya adalah <3 yaitu jika di baca “kurang dari tiga” dan memang sejatinya cinta adalah hanya untuk dua hati. Tapi kau ..
Kemudian, diam-diam mencoba meniadakan aku dari hatimu tak hanya sekali, dua, tiga, empat, dan aku tak mau mengingatnya namun tetap saja aku ingat. 

“I’m sorry , I  didn’t mean to hurt you.
I make mistakes with my behavior but from everything I do I still love you
Therefore I stopped and I wanted to be with you "

Katamu seperti itu, lucu ..
Lagi .. lagi .. apapun itu, aku ingin tetap merangkulmu seakan aku malaikat yang mempunyai seribu maaf untukmu. Entah itu kemurahanku atau kebodohanku.
Kemudian, kita masih tetap berjalan memperjuangkan serta mempertahankan adanya kamu dan aku.
Sampai saat ini ..

Aku sedang menunggu ..
Menunggu di bahagiakan ..
Menunggu di pastikan ..

Tanya waktu, kapan aku akan berhenti menunggu.

salam dari aku untuk kamu, kesayanganku..

Minggu, 12 Januari 2014

Beranjaknya aku dewasa



Sekelebat aku pandang lipatan kerutan pada wajahnya, memperhatikan setiap langkah kakinya yang mulai lamban untuk berjalan, memperhatikan postur tubuhnya yg sudah tidak tegap lagi seperti 19 tahun lalu saat dia menggendongku kesana dan kemari hingga aku bisa berjalan sendiri. Sementara, aku heran masih saja dia menyimpan  lingkar senyum lembut nan tulus yang terus menghiasi bibirnya padahal aku tau selama 19 tahun lamanya banyak sekali derita pilu dalam perjuangannya yang melelahkan. banyak sekali yang ia ajarkan kepadaku tapi sedikit sekali bahkan nyaris ku lupakan semua nasehatnya saat aku berhadapan dengan kesenangan. Kenapa kamuu ini, ?? apa kamu tidak sadar ?? kamu akan menjadi penggantinya, meneruskan namanya, apa kamu tidak bersyukur ?? telah di lahirkan di dunia olehnya dengan berbagai macam kesakitan dan air mata kecemasan . mereka hanya berharap kamu akan menjadi pelita berjuta harapan baik yang membaggakan. Memori selama 19 tahun lalu, kamu selalu di timangnya dalam pelukan kasih sayang yang menghangatkan, belaian lembut berupa segala pengajaran baik darinya agar nanti kamu menjadi putri yang kamil hingga dewasa nanti, banyak sekali tawaran janji-janji yg di lontarkan padaku saat usiaku masih 7 tahun “ nak, mau janji sama ayah mama kalau nanti sudah besar akan menjadi putri yang membanggakan ??” lalu dengan tegap semangat “iyyaaah, nanti kalau sudh gede adek mau beli pesawat buat mama sama ayah” sembari mencium kecil pipinya. Tapi setelah menginjak usia 17 tahun “nak, samean sudah besar ingat belajarnya” lalu, apa jawabanku ‘ malesss ahhh yah!!!!”
Aku sering sekali tidak peka untuk merasakan hantaman rasa sakit di hatinya dr ucapanku dan tingkah lakuku sendiri yang tidak pernah aku fikirkan sebelumnya. Banyak sekali kesalahanku pada mereka yang kalau di tulis tidak akan muat, yang kalau di fikirkan tidak akan pernah ada habisnya, yag kalau di ceritakan tidak akan pernah ada ujungnya.bagaimana cara menghapus gurat kesedihan dari matamu dan mengenyahkan gores-gores beban dari punggungmu Ma??  Sudah cukup aku tidur pada mimpi-mimpi hayalan, selanjutnya pada masa-masa yag memendam janji-janji suksesku dulu, akan ku gali paksa hanya untuk orang yang terkasih :
Mama, mama, mama, dan Ayah
Pada peluk kalian, milyaran rindu jatuh bebas .



Bersamamu



Ada banyak ingatan yang berlarian tentang kamu, 
yang tak dapat di tulis dalam sebuah ingatan,  juga tak bisa di habisi oleh sebuah luka.
Tuan , hati ini adalah perasa yang sangat peka .
jika sebuah luka kau tiupkan  dia (luka) akan  seperti  gerakan udara  arah aerodinamis  yang menyentuh pelan namun sakitnya sungguh menyayat pada hati .
Aku tersenyum heran ,
 tertegun dengan pengakuan sebuah kejujuran yang jumawa namun juga membawa derita.
Sebelumnya, Adalah kamu seperti senja yang selalu mengindahkan setiap pandangan mata, sebelum malam membuat duka. Tapi…….
 Apakah aku  telah tersesat pada labirin  tentang kita ?
Hingga  kamu telah berkali-kali ganti cinta.
Bisakah aku menjadi akhir yang menyenangkan pada buku hatimu ?
Ataukah aku menjadi awal yang inin segera kau lewati ? gumamku’’’’
Lihatlah kepada nyata,
 perihal patah hati wanita ialah penyimpan paling rapi.
Dua ,tiga,empat, bahkan lima luka yang menggigit tajam hatinya,menelan paksa paitnya nyata, menahan rancu air di pusaran mata namun bibir akan tersenyum dan mengeluarkan kata  “aku tidak apa-apa” . 
Aku akan lebih membiarkan rasa menyetubuhi paksa pada hati ini
dan memuntahkan duka yang kamu hadiahkan dalam sebuah pengakuan lewat kejujuran,
Trimakasih dan sungguh aku menghargainya-
Biar , biarlah waktu yang menunjukan tentang kebodohan rasaku padamu.
Dan aku akan tetap menjadi DOA dan kamu AMINKU ,KITA adalah harapan yang menunggu rekomendasi Tuhan, karena aku tak pernah tau apa yang Tuhan rencanakan kecuali Dia yang menentukan , perpisahan ini tidak akan ku beri jalan. Namun aku harap, Ia tersenyum ketika melihat KITA yang tetap berjuang bersama , Semoga……