Ada banyak ingatan yang berlarian tentang kamu,
yang tak dapat di tulis dalam sebuah ingatan, juga tak bisa di habisi oleh sebuah luka.
Tuan , hati ini adalah perasa yang sangat peka .
jika sebuah luka kau tiupkan
dia (luka) akan seperti gerakan udara
arah aerodinamis yang menyentuh
pelan namun sakitnya sungguh menyayat pada hati .
Aku tersenyum heran ,
tertegun dengan
pengakuan sebuah kejujuran yang jumawa namun juga membawa derita.
Sebelumnya, Adalah kamu seperti senja yang selalu mengindahkan
setiap pandangan mata, sebelum malam membuat duka. Tapi…….
Apakah aku telah tersesat pada labirin tentang kita ?
Hingga kamu telah
berkali-kali ganti cinta.
Bisakah aku menjadi akhir yang menyenangkan pada buku hatimu
?
Ataukah aku menjadi awal yang inin segera kau lewati ?
gumamku’’’’
Lihatlah kepada nyata,
perihal patah hati
wanita ialah penyimpan paling rapi.
Dua ,tiga,empat, bahkan lima luka yang menggigit tajam
hatinya,menelan paksa paitnya nyata, menahan rancu air di pusaran mata namun
bibir akan tersenyum dan mengeluarkan kata “aku tidak apa-apa” .
Aku akan lebih membiarkan rasa menyetubuhi paksa pada hati
ini
dan memuntahkan duka yang kamu hadiahkan dalam sebuah
pengakuan lewat kejujuran,
Trimakasih dan sungguh aku menghargainya-
Biar , biarlah waktu yang menunjukan tentang kebodohan rasaku
padamu.
Dan aku akan tetap menjadi DOA dan kamu AMINKU ,KITA adalah
harapan yang menunggu rekomendasi Tuhan, karena aku tak pernah tau apa yang
Tuhan rencanakan kecuali Dia yang menentukan , perpisahan ini tidak akan ku
beri jalan. Namun aku harap, Ia tersenyum ketika melihat KITA yang tetap
berjuang bersama , Semoga……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar